SEMINAR PENDIDIKAN: Stop!!! Perilaku Bully Terhadap Anak Usia Dini

Bullying tidak asing lagi didengar dalam perbincangan masayarakat Indonesia. Bullying bahkan tak pernah dapat diartikan ke dalam Bahasa Indonesia secara sempurna. Kekerasan sepertinya tidak cukup untuk menggambarkan makna dari bullying itu sendiri. Di samping itu, bullying tidak serta-merta hanya sebatas tekanan fisik dan mental, melainkan bisa meninggalkan trauma yang amat mendalam bagi korban kasus bullying.

Dunia pendidikan Indonesia menjadi salah satu perhatian untuk masalah bullying, dimana di dalam kegiatan belajar-mengajar, kerap terjadi tindakan bullying antar civitas. Ironis memang dan sepatutnya benar-benar menjadi perhatian semua orang, tidak hanya pemerintah, namun semua pihak yang memiliki peran langsung maupun tidak langsung di sekolah (orang tua, murid, guru, lembaga-lembaga sekolah dan lain sebagainya).

Perhatian khusus ini, tak lain dan tak bukan karena kasus bullying tidak sepatutnya terjadi di sekolah. Terlebih, pada banyak kasus, pelaku bullying bukan hanya sesama siswa, melainkan juga -tanpa disadari- terkadang perilaku guru terhadap siswa pun termasuk kategori bullying. Institusi pendidikan merupakan sebuah tempat pengajaran ilmu pengetahuan dan nilai-nilai moral yang kiranya akan menjadi bekal keberhasilan seseorang di masa depan dan juga demi pembangunan Negara yang lebih baik, sehingga kasus bullying harus dikenali, diantisipasi, dan dihapuskan dari dunia pendidikan khususnya, dan kehidupan masyarakat Indonesia umumnya. Sehingga cita-cita bangsa untuk menjadikan warganya sebagai pribadi yang sehat jiwa dan raganya dapat terwujud dengan sebaik-baiknya.

Prodi PIAUD STAI Al Hikmah Tuban mengambil peran dalam sosialiasi dan edukasi dini bagi masyarakat terkait mulai banyaknya fenomena kekerasan terhadap anak usia dini. Ikhtiar tersebut salah satunya dilakukan dengan menyelenggarakan Seminar Pendidikan dengan tema Stop!!! Perilaku Bully Terhadap Anak Usia Dini, dengan narasumber Ibu Laily Hidayati, M.Psi., Psikolog. Kegiatan ini diikuti oleh delegasi dari Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA), Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Muslimat (IGTKM), Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) dan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia, masing-masing dari 6 kecamatan di wilayah Tuban selatan.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kegiatan rutin prodi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat serta dapat menciptakan iklim dan nuansa akademik yang positif dalam pengembangan prodi PIAUD secara khusus, dan STAI Al Hikmah secara umum, menuju perguruan tinggi yang unggul dan menjadi rujukan tingkat regional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *